Manfaat Merapihkan Rumah Bagi Kesehatan Mental


Akhir pekan yang biasanya diisi dengan berbaring ternyata berbeda saat Anda memutuskan untuk bersih-bersih. Ini mungkin bukan agenda akhir pekan yang populer, tetapi tanpa merasakannya, Anda bisa tenggelam dalam kegembiraan dan lupa waktu. Ternyata menerapkan tips membersihkan rumah memang bisa memberikan efek positif bagi kesehatan fisik dan mental.

Di sisi lain, rumah yang berantakan bisa menjadi sumber gangguan yang mengganggu. Tidak hanya menciptakan energi negatif, tetapi juga mempengaruhi konsentrasi dan kreativitas.

Manfaat merapikan rumah

Jika selama ini Anda belum aktif membersihkan sudut di rumah atau di tempat kerja, ada baiknya Anda simak manfaat berikut ini:

Mencegah Depresi

Tahukah Anda bahwa tumpukan barang-barang tak berguna yang telah duduk di sudut-sudut rumah selama bertahun-tahun bisa menjadi sumber depresi? Semua objek ini diam. Tapi bisa merepotkan karena butuh tanggung jawab rumah tangga, baik itu membersihkan, memperbaiki, dan sebagainya.

Bayangkan jika ada banyak barang seperti itu di rumah. Energi tersebut diserap sepenuhnya dan membuat seseorang sulit untuk beristirahat. Jangankan pikiran yang rileks, hal itu bisa meningkatkan risiko depresi.

Lebih fokus dan tenang

Sebuah tim peneliti Universitas Princeton pernah menemukan bahwa tumpukan barang membuat orang sulit untuk fokus pada pekerjaan mereka. Bagian pemrosesan gambar dari otak atau korteks visual, khususnya, akan merasa kewalahan oleh banyaknya objek yang tidak berhubungan di dekatnya.

Terletak di bagian belakang otak, korteksĀ visual, yang melihat terlalu banyak hal di sekitar Anda, dapat membuat Anda sulit berkonsentrasi dan melakukan tugas secara efisien. Oleh karena itu, sangat disarankan untuk bekerja di meja yang rapi seperti ruangan lainnya.

Hindari Energi Negatif

Sebenarnya, tidak ada label positif atau negatif pada energi atau perasaan. Namun, emosi seperti kebingungan, lekas marah atau mudah tersinggung biasanya berkonotasi negatif. Nah, kebersihan bisa mencegah hal semacam itu.

Rumah yang nyaman akan menghasilkan emosi positif seperti menjadi tenang dan sadar akan kebutuhannya. Pikiran menjadi lebih jernih dan tahu apa yang diinginkannya, sehingga tidak mudah pilih-pilih.

Menghilangkan Stres

Terlalu banyak item individu dapat menyebabkan perasaan stres. Ada persepsi di otak bahwa barang-barang tersebut tidak lengkap dan membutuhkan tanggung jawab dari orang-orang di sekitarnya. Misalnya, tumpukan pakaian yang baru saja dicuci dan belum dilipat. Melihatnya saja bisa menghabiskan energi.

Oleh karena itu, coba terapkan tips membersihkan rumah, agar lingkungan tempat tinggal tetap terkendali. Tidak ada barang yang mengganggu dan mengganggu, Andalah yang mendekorasi rumah atau kantor Anda agar Anda bisa lebih rileks.

Lebih sehat

Ada penelitian seorang profesor di Indiana University berjudul Tidier Homes, Fitter Bodies? yang menemukan benang merah antara merapikan dan kesehatan fisik. Orang dengan kondisi rumah yang bersih dan tidak terlalu banyak barang akan lebih sehat.