Tidak Semua Orang Memiliki Hati Yang Besar Untuk Memaafkan Dan Mengampuni

Kesampingkan Rasa Gengsimu Jika Ingin Berkembang Lebih Baik

Jika kita perhatikan, rata-rata perempuan memiliki sifat pemaaf yang lebih besar dibanding pria. Mungkin itu karena perempuan lebih dominan menggunakan perasaan. Sehingga dia akan lebih mudah memaafkan dan mengampuni daripada laki-laki. Laki-laki biasanya sangat sulit untuk memaafkan. Sehingga banyak laki-laki sering menyimpan dendam. Karena dia menggunakan logika. Laki-laki pada dasarnya memiliki sifat memburu. Dan mempertahankan martabat dan pride nya. Jadi jika kedua hal tersebut diganggu oleh orang lain, maka siap-siaplah menerima kemarahannya.

Tidak Semua Orang Memiliki Hati Yang Besar Untuk Memaafkan Dan Mengampuni

Bisa saja kita didepan mengatakan iya kita memaafkan, kita mengampuni. Tapi di dalam lubuk hati tidak begitu. Sering sekali. Mulut dan hati tidak seirama. Tidak sekata. Mulut hanya mengatakan sesuatu untuk menyenangkan hati orang lain. Tapi hati tidak akan pernah berbohong. Dan memang benar, bahwa untuk bisa memaafkan dan mengampuni seseorang yang berbuat salah kepada kita itu tidaklah mudah. Mungkin kalau kesalah kecil, kita masih dengan mudah memaafkan dan melupakannya. Tapi jika itu sudah bersinggungan dengan hal yang sensitif, rasanya akan sangat sulit.

Bisa saja, membutuhkan waktu seumur hidup kita untuk bisa memaafkan orang tersebut. Karena sulitnya untuk memberikan maaf dan berdamai dengan orang tersebut. Karena kesalahan yang dilakukannya sudah keterlaluan. Sudah terlalu. Dan butuh hati yang besar untuk bisa memaafkan benar-benar seseorang yang bersalah. Dan saat dimaafkan, bukan berarti melupakan. Dan saat orang tidak bisa melupakan, jangan kita pikir dia tidak memaafkannya. Sesuatu yang sudah pernah terjadi, tidak bisa kita hilangkan begitu saja. 

Karena semua kejadian sudah tersimpan di memori kita. Sudah ada di kepala kita. Jadi mau berusaha keras bagaimanapun akan sulit untuk bisa menghilangkan pikiran tersebut. Jadi sebuah peristiwa tidak akan mudah dilupakan begitu saja. Tapi kita bisa memaafkan itu. Tanda kita sudah memaafkan dan berdamai adalah, dimana kita mengingat peristiwa itu, tapi sudah tidak ada perasaan sedih, marah dan sebagainya. Itulah berarti kita sudah memaafkan.